BUKAN MOTOR SAYA
Siang itu ada acara pertandingan Volley Ball Antar Desa yang di pusat kan di desa yang tidak jauh dari desaku. Terus terang,ingin nya terus menyaksikan pertandingan yang sangat seru. Penonton berdatangan dari berbagai daerah .
Maklum daerah pegunungan motor yang ada disana adalah Motor Trill yang sudah tidak ada kunci kontaknya lagi . jadi sekali engkol maka mesin akan segera meraung dengan gagahnya .
Tiba - tiba terlintas di pikiranku untuk pulang sebentar . kebetulan tidak membawa motor karena motor sedang di rumahkan di sebuah bengkel karena penyakitnya yang sering kambuh muncul .
Tidak jauh dari tempatku berdiri kulihat si Didi tengah asyik duduk diatas sebuah Motor. Maka tanpa ragu aku menghampirinya lalu mengajaknya pulang .
" Pulang dulu Yuk … ! nanti kesini lagi " Ajak ku kepada si Didi.
"Ayo …!" kata Didi lalu bangkit dari motor.
" Ayo ..bawa motornya .. biar aku di bonceng aja " kata Didi sambil berdiri disamping motor .
Dengan tenang aku mengengkol motor , lalu motorpun segera meraung keras. Ketika motor hendak berjalan tiba terdengar sapaan dari samping kiriku .
" Mau pulang ya , aku ikut " kata wasdi kawanku dan ia langsung melompat keatas motor .
Akhirnya kami bertiga berangat pulang dengan tenang dengan berboncengan .
Ketika sedang asyik mengendari motor tiba - tiba motor yang kami kendarai di salib oleh sebuah motor . pengendara motor itu tampak kesal dan tersengal sengal .
" Hei …! Hei….! Stop ..! " teriaknya .
Kemudian dia menghentikan motornya di depan kami . dengan terpaksa aku mengerem motor dengan mendadak .
" Ada apa …? " Kata ku keheranan .
" kok kamu membawa motor saya ? " kata pengendara motor itu tersengal - sengal .wajah nya terlihat sangat pucat .
" Enak saja.. ! " jawabku
"Masa aku mau mabawa motor orang sembarangan" Kata ku lagi setengah ngotot .
Sementara Didi dan Wasdi haya terbengong -bengong melihat kejadian.
" Ini motor saya " Katanya Ngotot .
Kemudian dia mengeluarkan dompetnya .lalu mengeluarkan STNK Motor
" ini STNK nya " katanya lagi dengan serius .
Aku celingukan kemudian aku bertanya kepada Didi .
" Di...! ini motor kamu kan ..? " tanya ku kepada Didi .
Mendengar pertanyaanku didi bertambah bengong ..
" aku nggak bawa motor . … kan ini motor kamu !" kata didi lagi .
Akhir kami menyadari bahwa kami salah membawa motor . motor ini bukan motor Didi juga bukan motor saya .
Persoalan salah membawa motor tidak selesai sampai disitu. Sarman si pemilik motor telah menyerempet seorang kakek kakek dan sekarang sudah di bawa ke Puskemas..
Akhir kami semua semuanya sepakat untuk membiayai pengobatan sang kakek yang di serempet oleh Sarman .
Juni 28, 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan beri komentar bersifat konstruktif